CERPEN  : Baju baru lebaran yatim piatu 

KARYA Puetry Janwarie 

DE,KITA KETEMPAT BOBO BAPAK DAN EMAK YUK,MINTA BAJU BARU”.
Hujan turun rintik saat ramadhan menjelang akhir senja jelang hari raya. Saat itu Sekelompok anak anak sudah berdandan rapi dengan mencobai pakaian barunya. Nampak begitu riang suka cita.. Sementara itu,di sudut rumah tua ada seorang kakak menggendong adiknya yang berusia 3 tahun. Terus bernyanyi ,menghibur adiknya dengan mainan boneka lusuh pemberian almarhum ayah ibunya. Dia menimang nimangnya dengan sabar agar si kecil tidak terus menangis .karena dari pagi belum mendapatkan nasi. Si Kaka yang baru berusia 5 tahun kelelahan menghibur adik perempuan ya yang terus menangis karena lapar. Akhirnya SiKaka nekad keluar dari rumah tuanya,lalu menuju kebun pamannya dan mencabut satu batang singkong. Kemudian membakar singkong itu. Dan memberikan pada adik perempuannya yang masih menangis. Mata adik nampak lusuh ,iapun menyuapi adik kesayangannya makan singkong bakar dengan lahapnya. 

Pagi hari di hari lebaran,ditengah berkumandang takbir  kakak beradik itu bangun dan melihat lihat orang banyak berduyun duyun untuk sholat ied. Ada banyak anak seusia nya digendong dan berjalan penuh suka cita menuju mesjid Dengan pakaian baru yang indah.. mereka nampak riang gembira..

Sang Kakak menatap tajam  ke wajah adiknya yang polos dan tak paham apa2. Lalu kaka  berkata pada adiknya ” De,kita ke tempat bobo  bapak dan emak,yuk. Minta baju baru buat ade..?” Digendong nya sang adik ,pergi menuju kuburan Ayah Ibundanya Yang meninggal karena penyakit yang menyerang keduanya. Saat itu 38 tahun silam.

Iklan

Kisah LAGU NINA BOBO

Masih ingat Lagu “Nina Bobo”? Inilah kisahnya

Model Amy Swan
Sekitar tahun 2004 datang keluarga kecil yang pindah dari jakarta ke sebuah rumah di Jawa Tengah, di sebuah rumah jawa kuno yang kabarnya dulu pada jaman belanda ada sebuah keluarga kecil yang tinggal di rumah jawa ini dan mempunyai seorang anak perempuan yang bernama nina, karena demam tinggi dan tidak sempat menciptakan lagu serta menyanyikannya untuk nina akhirnya nina meninggal dunia, namun keluarga kecil dari Jakarta tidak begitu percaya pada mitos tersebut.
Ketika sudah sampai di rumah jawa tersebut agnes yang berumur enam tahun anak dari yoga dan vina yang akan menempati rumah jawa tersebut mendengar suara nyanyian Nina Bobok yang dibawakan oleh seorang wanita didalam kamar dengan merdunya, Agnes lalu menceritakan kepada ibunya yang sedang beres-beres.

Papa agnes menjawab dengar tertawa kecil seakan meremehkan perkataan agnes tersebut?
“Agnes di rumah ini tidak ada siapa-siapa kecuali ada papa, mama, dan kamu, kalau kamu tidak percaya ayo kita ke kamar yang kata kamu ada hantunya”

Lalu Agnes diajak ayahnya kekamar yang membuat dia ketakutan, pas sudah didepan pintu kamar, dia mendengar teriak-teriakan kecil namun papanya tidak mendengarnya, ketika papa Agnes akan membukanya, Nina berusaha untuk mencegahnya.

Ketika papanya sudah membuka pintu itu dan melihat kedalam tidak ada apapun yang ada, cuma ranjang, lemari dan lukisan seorang anak kecil, lalu papa agnes menghampiri agnes dan mengajak kedalam serta memberitahu bahwa tidak ada apa-apa dikamar ini, dan dia pun ditawari ayahnya untuk menempati kamar tersebut.
Saat akan meninggalkan kamar itu, terdengar suara nyanyian Nina Bobok oleh wanita misterius itu, dia bingung apa yang harus ia perbuat dan harus bercerita kepada siapa bahwa rumah yang ia tinggali bersama papa dan mamanya itu berhantu.
Handpone mama Agnes berbunyi pertanda ada yang meneleponya saat itu, lalu mama Agnes segera mengangkatnya saat sedang membersikan ruang tamu yang penuh debu.
Saat sudah selesai, terdengar ada yang jatuh di kamar yang membuat dia takut membuat kaget mama-nya namun mama agnes berfikir mungkin itu cuma tikus, lalu mama Agnes menemui papa Agnes dan menceritakan kabar bahwa keponakanya yang bernama Kamaya akan tinggal bersama mereka.
Papa wina kaget saat mendengar kabar buruk itu?

Agnes hanya tersenyum……….Karena waktu semakin sore Agnes dan kedua orang tuanya masuk rumah……

Sebuah tempat tinggal yang mewah dan besar singgah 2 saudara yang ditinggalakan oleh kedua orang tuanya karena kecelakaan pesawat, Kamaya dan Frans serta para pembantunya berkumpul di ruang tamu. Karena Frans akan akan memeberi tahu bahwa Kamaya akan tinggal bersama tantenya di Jawa Tengah.

Kamaya kaget saat mendengar keputusan yang diberikan kak Frans untuknya, karena sebenarnya Kamaya tidak ingin pindah sebab masih ada para pembantunya yang masih bisa mengurusi segala keperluannya.
Kamaya terdiam sejenak tanpa satu kata pun, salah satu pembantunya terlihat khawatir dengan Kamaya seperti mau memberikan informasi penting. Beberapa menit kemudian kamaya memberikan keputusan pada kakaknya tersebut.
Lalau Frans meninggalkan kamaya………….
Begitu terpukulnya Kamaya kehilangan kedua orang tuanya yang ia sayangi, Kamaya yang dulu ceria kini menjadi pemurung, hari-hari ini pembantunya melihat kamaya sering melihat keluar jendela sambil melamun, pembantunya tersebut mendekati dan memberi tahu tentang rumah jawa yang ia dengar tadi.
“Non Kamaya, maaf Bibik menganggu, Bibik mau bercerita tentang rumah jawa yang diceritakan oleh Den Frans tadi supaya Non Kamaya bisa jaga diri di sana”
Kamaya lalu menoleh kearah pembantunya dengan mata penuh misteri yang membuat pembantunya gugup.
“Maksud Bibik apa?“
“Bibik asli orang jawa, dulu waktu bibik kecil dijawa dekat tempat Tante Non kamaya tinggal, jadi bibik sedikit tahu tentang rumah jawa itu”

“Apa ditempat Tante Vina ada penunggunya”

“Emmm ya begitulah Non, Tapi sudah melegenda non, jadi kalau non denger lagu Nina Bobok yang dinyanyikan oleh seorang wanita dan suara anak nangis jangan digubris Non, Satu lagi Non Konon Jaman belanda dulu ada seorang kelurga yang mempunyai anak yang meninggal karena demam tinggi dan anak itu tidak sempat dinyanyiin lagu, jadi penasaran sampai sekarang”

Lalu pembantu tersebut meningglkan kamaya, dengan penuh rasa ketakutan….
Pagi itu, kamaya sedang beres-beres barang yang ia akan bawa ke jawa, Kamaya melihat foto ayah dan ibunya dan masih teringat saat orang tuanya masih hidup setiap pagi selalu sarapan bersama-sama, namun kenangan hanya tinggal kenangan yang tidak akan pernah terulang kembali.
“Kamaya Ayo kita berangkat ntar ketinggalan pesawat”

Kata Frans……

“Ia kak”

Saat akan menaiki mobil Kamaya berpamitan dengan pembantunya yang sudah ia anggap seperti keluarganya sendiri.
Lalu kamaya tersenyum dan lekas masuk mobil, ketika mobil jalan serta menjauh dari rumahnya terlihat mendiang almarhum ayah dan ibunya terlihat sedang melambaikan tangan seolah mereka masih ada namun kamaya hanya berfikir ini hanya halusinasi belaka karena rasa kangenya yang amat mendalam terhadap ayah dan ibunya.
Ketika sampai dibandara Kamaya Dan Frans lekas masuk Ke pesawat karena jadwal pemberangkatan Batam Ke Jawa akan segera lepas landas……..

3 jam sudah berlalu Kamaya Dan Frans sudah sampai dipulau jawa dan meninggalkan Batam tempat kelahiran mereka berdua, lalu Frans ditelfon oleh Om yoga karena mereka akan dijemput.
“Frans Ini om Yoga, kamu dimana sekarang”
“Ia om saya dan Kamaya sudah sampai di bandara Om dimana”

“Kamu dan kamaya lagsung aja menuju ke pintu masuk bandara”

“Ia om”

Lalu mereka menuju ke tempat om yoga yang telah menunggu…….
Sesampainya di depan pintu masuk bandara ia langsung masuk mobil dan berangkat ke rumah omnya, mereka juga sambil bercerita bahwa hidup di jawa sungguh enak bisa menikmati pemandangan yang indah dan masih asri, saat itu Frans dan Om yoga sedang asik-asiknya ngobrol, Kamaya hanya terdiam memikirkan perkataan pembantunya bahwa rumah jawa itu ada penghuni mahluk halus.

Sesampainya mereka di rumah Om yoga, Frans dan Kamaya disambut oleh Agnes dengan suka ria…
Lalu Agnes membisikan kata-kata yang membuat Kamaya kaget…..
“Agnes Takut Tante, di rumah Agnes ada suara-suara aneh”

Kamaya tegang saat mendengar cerita dari Agnes, Konon anak seumuran Agnes masih bisa berkomunikasi dengan makluk halus, dan itu adalah kenyataan.
Lalu Mama Agnes mengajak Frans dan Kamaya untuk masuk rumah namun Agnes saat itu memegang tangan Kamaya seerat mungkin dan mengatakan?
“Aku takut Tante”
Kamaya menyakinkan Agnes bahwa dirumahnya tidak ada apa-apa, Kamaya sebenarnya punya indera yang bisa melihat mahluk halus secara kasap mata, ketika akan masuk rumah tersebut Kamaya merasakan hawa negative menyelimutinya seolah ada yang tidak suka ia masuk rumah tersebut, saat Agnes dan Kamaya akan melewati kamar yang membuat wina takut, Kamaya merasakan ada sesuatau yang mematai-matainya dari belakang dan dari depan entah itu sebuah arwah yang tak tenang.
Saat sudah berkumpul dan istirahat diruang tamu Kamaya Dan Frans minum teh hangat agar perasaan dan pikiran menjadi rileks, Lalu Tante vina menanyakan sesuatu hal.
“Kamaya kamu yakin mau tinggal disini….”

Kamaya terdiam seolah-olah ia sedang dipermainkan?
“Ia tante memang Kenapa”
“Awas di sini ada seorang yang menyanyi lagu nina bobok tiap malam dan tangisan anak kecil”

Kamaya terdiam dan wajahnya pucat karena cerita dari tantenya itu?

Lalu Kamaya menjawabnya dengan serius seolah-olah ia ingin menyakinkan bahwa makluk halus dan dunia lain itu ada dan dekat dengan kita.
Tante vina lalu mengalihkan pembicaraan saat itu pada frans yang sedang asyik-asyiknya minum teh dan melihat siaran Televisi.
Malam kelam mulai datang menyelimuti rumah Jawa, terdengar suara burung gagak pertanda ada sesosok arwah yang datang pada malam itu, Agnes dan kamaya sedang asyik-asyiknya bermain boneka bersama-sama di kamar Agnes dekat kamar kosong yang ditakuti-nya, sekitar pukul 10.00 malam terdengar suara nyanyian Nina Bobo yang merdu bagaikan penyanyi ulung.
“Nina bobo, oh.. nina bobo..
Kalau tidak bobo digigit nyamuk…”

Lagu itu diulang bekali-kali selama setengah jam mungkin saat itu yang bisa mendengar wina dan Kamaya saja, karena rasa penasaran itu melanda mereka berdua, kamaya putuskan untuk mencari sosok wanita yang menyanyikan lagu ninak bobo tersebut dikamar sebelah Agnes. Dia saat itu benar-benar ketakutan namun kamaya mencoba menenangkannya jangan sampai teriak, Kamaya keluar kamar untuk menuju kekamar yang misterius itu, sesampainya di depan pintu? Suara itu tetap tidak menghilang malah tambah keras, tangan kamaya bergetar hebat saat akan membuka pintu dan…….
“Kak jangan dibuka….”

Sahut Agnes sekeras mungkin membuat semua penghuni rumah terbangun oleh suaranya, kamaya terdiam saat Tante Vina sudah ada di sampingnya dan datanglah om yoga serta Kak Frans.Tanya Tante Vina pada kamaya?

Lalu tante vina masuk ke kamarnya lagi dengan om yoga, sedangkan kan frans memberi saran untuk ku.
Kamaya hanya terdiam sambil memegang erat tangan Agnes yang sedari tadi ketakutan.
Pada suatu pagi yang mendung, semua orang rumah beraktivitas seperti biasanya namun kakak kamaya harus pulang ke Jakarta pagi itu, sebenarnya berat untuk meninggalkan kamaya di sini namun apa daya frans karena harus meniti masa depan yang lebih baik agar tidak menyusahkan keluarganya atau orang lain.
Sahut tante vina dan om yoga…..
Frans lalu berlekas masuk mobil dan meninggalkan kamaya…….
Terlihat begitu sedih kamaya saat itu namun, demi kebaikan kakaknya dan dirinya kelak, Tante vina mencoba member motivasi agar kamaya semangat dan selalu ceria.
Saat akan kedapur harus melewati kamar yang misterius itu terdengar suara anak kecil nangis, kamaya berhenti sejenak mendengarkan suara itu semakin didengar semakin keras, dan pada saat itu dikagetkan oleh tante vina.
“Hayo…….ngapain kamaya”
“Tante dengar suara tadi”

“Suara apa………”

“Nggak tante, tante kamaya pengen pindah kamar ke kamar kosong ini…. nanti biar kamaya yang bersihin”

Agnes sepertinya berusaha tidak mengijinkan karena takut hantu wanita itu akan marah pada kamaya.

Lalu tante vina mengalihkan pembicaraan lagi karena masih tak percaya dengan adanya makluk halus.

Saat kamaya sedang beres-beres baju di kamar wina, wina datang menghampiri kamaya dengan membawa serenteng bawah putih untuk kamaya agar tak diganggu makluk halus yang selama ini sering menampakan diri.

Agnes?

“ayok kak”

Lalu mereka berdua menuju ke kamar yang misterius itu dan membukanya secara perlahan-lahan, sungguh kotor kamar itu sudah berapa lama kamar itu tidak dipakai hingga penuh debu membuat pengap, kamaya lalu membuka jendela kamar agar pengapnya keluar dan timbul matahari begitu terlihat barang-barang yang tergeletak ada semacam kertas kusam diatas kasur, kamaya lalu mengambilnya dan berisikan bait lagu nina bobok.
Kamaya berfikir bahwa yang diceritakan selama ini, ia yakin bukan kisah real nya asal mula lagu nina bobok ini, kamaya yakin di balik wanita misterius dan tangisan anak kecil itu ada kaitanya dengan kertas yang berisikan bait ini, ia langsung membereskan kamar itu hingga rapi dan bersih.
Malam itu……….
Di dalam kamar yang sepi kamaya tertidur pulas seakan sedang bertemu ibunya dan kamaya dipangkuan ibunya dinyanyikan lagu nina bobok yang membuat tidurnya nyaman, tapi semakin lama semakin menyeramkan suaranya membuat kamaya terbangun.

Kamaya sadar ada yang memenggil-manggil namanya, terlihat sesosok anak kecil berada didepan lemari sambil menangis, kamaya memanggil–manggil Agnes, mungkin dikira Agnes.
“Agnes-Agnes ngapain kamu di situ”
Tangisan itu makin keras……..
Dan berbalik, sungguh menyeramkan hingga kamaya langsung berlari meninggalkan kamar itu, ketika akan membuka pintu sungguh sulit hingga anak kecil itu memegang tubuh kamaya dan kamaya seperti sedang dalam kisah opera nyata yang tak mungkin masuk akal manusia.Ke Kehidupan Nina

Hidup Nina berjalan normal seperti orang-orang Belanda pada umumnya, berjalan-jalan, bersosialisasi, dan mengenal budaya. Kedengaran indah memang, tapi semenjak kejadian aneh itu keadaan menjadi berbanding terbalik.
Kejadian aneh itu terjadi pada suatu malam badai, petir gak henti-hentinya saling bersahutan. Dari dalam kamarnya Nina menjerit keras sekali, diikuti suara vas bunga yang terjatuh dan pecah.
Ayah, Ibu serta pembantu keluarga Nina menghambur ke kamar Nina. Pintu terkunci dari dalam, akhirnya pintu itu didobrak oleh ayah Nina. Dan satu pemandangan mengerikan disaksikan oleh keluarga itu, terlihat di ranjang tidur Agnes melipat tubuhnya ke belakang persis dalam posisi kayang merayap mundur sambil menjerit-jerit dan sesekali mengumpat-ngumpat dengan bahasa Belanda.
Rambutnya yang lurus pirang menjadi kusut gak keruan, kelopak matanya menghitam pekat. Itu bukan Nina, itu adalah jiwa orang lain di dalam tubuh-nya.
Nina Kerasukan!
Sudah seminggu berlalu semenjak malam itu, Nina dipasung didalam kamarnya. Tangannya diikat dengan seutas tambang. Keadaan A makin memburuk, tubuhnya semakin kurus dan pucat, rambut pirang lurusnya sudah kusut gak karuan.

Ibu Nina hanya bisa menangis setiap malam ketika mendengar Nina menjerit-jerit. Ayah Nina gak tahu harus berbuat apa lagi, karena kejadian aneh seperti ini gak pernah diduganya. Karena putus asa dan gak tahan melihat keadaan anaknya, ayah Nina pulang ke Belanda sendirian meninggalkan anak dan istrinya di Nusantara. 
Pembantu rumahnya pun pergi meninggalkan rumah itu karena takut. Tinggallah Nina yang dipasung dan Ibunya di satu rumah yang gak terurus.
Kembali lagi pada satu malam badai namun aneh, saat itu terdengar Nina gak lagi menjerit-jerit seperti biasanya. 

Kamarnya begitu hening, perasaan ibu Nina bercampur aduk antara bahagia dengan takut. Bahagia bila ternyata anaknya sudah sembuh, tetapi takut bila ternyata anaknya sudah meninggal.
Ibu Nina mengintip dari sela-sela pintu kamar Nina, dan ternyata Nina sedang duduk tenang diatas ranjangnya. Gak berkata apa-apa tapi sejurus kemudian dia menangis sesengukan. Ibu Nina langsung masuk kedalam kamarnya dan memeluk Nina erat-erat. Sambil menangis nina berkata:
“Ibu, aku takut..”

Lalu Ibunya menjawab sambil menangis pula.
“Gak apa nak, Ibu ada disini. Kamu gak perlu menangis lagi, ayo kita makan. Ibu tahu kamu pasti lapar..”
“Aku gak lapar, tetapi bolehkah aku meminta sesuatu?”

“Apapun nak..! apapun..!!”

“Aku ngantuk, rasanya aku akan tertidur sangat pulas. Mau kah ibu nyanyikan sebuah lagu pengantar tidur untukku?”

Ibu Nina terdiam, agak sedikit gak percaya dari apa yang didengar oleh anaknya. Tapi kemudian ibu Nina berkata sambil mencoba tersenyum.
“Baiklah, ibu akan menyanyikan sebait lagu untukmu..”

Setelah sebait lagu itu Nina terlelap damai dengan kepala dipangkuan ibunya, wajah anggunnya telah kembali. Ibu Nina menghela nafas lega, anaknya telah tertidur pulas. Tapi..

Nina gak bergerak sedikit pun, nafasnya gak terdengar, denyut nadinya menghilang, aliran darahnya berhenti. Nina telah tertidur benar-benar lelap untuk selamanya dengan sebuah lagu ciptaan ibunya sebagai pengantar kepergian dirinya setelah berjuang melawan penderitaan.

Tentang Lagu
Lagu tersebut sudah ada sejak nenek moyang kita. Tapi tahu kah anda di balik lagu yang cukup sederhana itu ada kisah tragis di balik ceritanya? Kelihatan memang gak ada yang ganjil dari lagu tersebut, tapi pernahkah anda coba bertanya pada seseorang tentang siapakah gadis bernama Nina dari lagu tersebut?
Konon katanya ketika anda menyanyikan lagu ini untuk pengantar tidur anak-anak anda yang masih kecil (bayi), tepat ketika anda meninggalkan kamar tempat anak anda tertidur. Nina akan datang ke kamar anak anda dan membuat anak anda tetap terlelap hingga keesokan paginya dengan sebuah lagu.
Kembali ke Kehidupan Agnes
Ketika kamaya sadar ia ingat bahwa semua ini terjadi agar pandangan mitos ini bukan sekedar mitos tapi memang kenyataan mulai dari terciptanya lagu dan kisah-kisah tragis, sebenarnya masih banyak lagi kisah-kisah yang berhubungan dengan mitos namun itu akan menjadi sejarah tersendiri. Dan ingat satu hal lagi bahwa dunia lain itu ada percaya atau tidak percaya itu kenyataan ada tapi kita sebagai manusia harus percaya pada kuasa tuhan.
5 bulan kemudian…………
Semenjak kejadian yang kamaya alami ia sudah tidak takut lagi dengan suara anak kecil nangis dan suara nyanyian Nina Bobok dari ibu nina, saat itu juga kamaya akan meninggalkan rumah tante vina itu karena ia sudah dijemput kakaknya untuk ikut ke korea, apa yang ia alami akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

Saat kamaya sedang melihat kamar yang misterius itu ia sadar ada sebuah lukisan entah itu wajah siapa akan menjadi sebuah misteri, saat akan meninggalakan kamar itu kamaya melihat lukisan itu menangis darah dan datanglah sebuah alunan lagu Nina Bobok aku pun ikut menyanyi juga sambil melihat wina yang ketakutan lagi sambil tersenyum. Setelah kamaya masuk mobil dan berangkat terlihat dari kejauhan di rumah tante dan om kamaya ada Nina dan Ibu Nina yang akan abadi di rumah.

Pasar Marga Mulya belum tertata.

  • RADIO ONLINE MUARA WAHAU KUTAI TIMUR 
  • Kenyaman berbelanja mestinya sudah jadi perhatian bagi pengelola pasar ini,tetapi sampai saat ini sepertinya belum ada juga upaya perbaikan dan pembenahan sejak duapuluh tujuh tahun lalu.Sudah saatnya pasar ini dibenai tata letak dan pengelolaanya.
  • wilayah Kecamatan Kongbeng adalah sala satu icon kemajuan perekonomian yang sangat signifikan dari sejak.dimulainya penanaman sawit warga yang di bagikan secara cuma cuma oleh bupati pertama Kutai timur.
  • Ucapan doa dan rasa terima kasih,selalu diucapkan oleh warga Muara wahau dab kongbeng untuk mu Bapak Awang Farouk ishak
  • Inilah komemtar salah satu pemerhati ekonomi pasar di Muara wahau dan kongbeng lewat akun Bapak awang farouk dengan program gerdabang agri nya tak bisa dipungkiri lagi,bahwa keberhasilan program kerja itu telah merubah drastis,dari krisis ekonomi yang dialami warga extran di muara wahau dan kongbeng 27 tahun lalu.

  •  ini kongbeng telah jadi mentor untuk ukuran wilayah hasil pemekaran dari kira kira 20 tahun lalu,mekar dari wilayah kecamatan Muara wahau.

Menjadi kaya raya karena ditolong si miskin papa

Untuk yg blm baca: Baik untuk direnungkan…..

Seseorang bertanya pada Bill Gates, “Adakah orang yang lebih kaya dari dirimu?”

• Bill Gates menjawab hanya satu orang.

Bill Gates mulai cerita:
Bertahun-tahun yang lalu, ketika aku belum sekaya ini, aku pergi ke bandara New York. Aku membaca surat kabar yang digelar di sana. 

Aku tertarik pada salah satu surat kabar tersebut, aku ingin membelinya ternyata uangku tidak cukup. 
Tiba-tiba seorang pria kulit hitam memanggil saya dan mengatakan, “Koran ini untuk Anda”
 Aku berkata, “Tapi uangku tidak cukup”

Dia berkata “Tidak masalah, aku memberikan anda gratis”
• Setelah 3 bulan, aku pergi lagi ke bandara New York. Secara kebetulan cerita itu terjadi lagi, anak yang sama memberiku koran gratis. Aku bilang aku tidak bisa menerimanya, alalu ia berkata, “Aku akan memberimu keuntungan dari apa yang telah aku lakukan”
Setelah lewat 19 thn, aku sudah kaya dan aku memutuskan untuk menemui anak itu. 

Aku menemukannya setelah satu setengah bulan mencarinya. 

Aku bertanya padanya, “Kau kenal aku?” 

Dia bilang, “Ya, kau terkenal. Namamu Bill Gates”
Aku bilang,  “Beberapa tahun yang lalu kau memberiku surat kabar gratis 2 kali, sekarang aku ingin mengimbangimu. Aku akan memberikan semua yang kau inginkan”a
Pemuda kulit hitam itu menjawab, “Anda tidak dapat mengimbangiku” 
Aku tanya kenapa?  Dia berkata : 

*”Karena aku memberimu ketika aku miskin sedangkan Anda ingin memberi saya ketika Anda kaya. Jadi bagaimana Anda bisa mengimbangiku?*
Bill Gates bilang:

Kurasa pria kulit hitam itu lebih kaya dari aku. Pelajaran berharga yang kuambil darinya adalah kita tidak harus menunggu kaya untuk memberi sesuatu.
Memberi dari kelebihan itu biasa, tetapi memberi dari kekurangan kita itu tidak biasa dan sangat luar biasa dan tidak banyak orang yg melakukannya. 
Jangan menunda untuk memberi, 

Jangan terlalu banyak berpikir/hitung2an untuk memberi,

Jangan memandang bulu/status sosial untuk memberi. 
Berilah, maka kamu akan diberi lebih banyak berkat memberi daripada menerima!

MANDIRI FC JUARA 1 Bhayangkara cup 2017 Kongbeng.

Peraih Juara 2 Loog pond Fc

Peraih Juara 3 Tim Futsal SMAN 1 Muara wahau.

Dalam rangka meningkatkan minat masyarakat penggemar olah raga futsal,terutama kaum muda ,kantor Polsek kongbeng dalam memperingati hari bhayangkara.Yang di laksanakan sejak tanggal 1 sampai 7 oktober ,diikuti oleh 23 club futsal se Muara wahau Kongbeng .

Acaranya berlangsung cukup lancar dan ramai,dilaksanakan di lapangan.Futsal Desa Wahau baru.

Komentar saya sbagai ketua panitia pelaksana: semua tim bertanding dengan semangat dan sportif hingga selesainya turnamen Futsal Bhayangkara Cup 2017 Kongbeng ini . Dan untuk tim yg menjadi juara dan mengangkat piala bergilir saya ucapkan Selamat serta tim yg belum bisa menjadi juara tetap semangat dan giat latihan.

Sebenarnya acara acara yang bisa menggerakan antusiasme kegiatan positip seperti ini sudah sangat layak diadakan. Sebagai motor penggerak tentu saja harusnya melibatkan para investor lokal.Nah dalam hal ini simak Harapan dan masukan salah seorang kreator muda dari  kawula muda kongbeng berikut Untuk membuktikan bahwa antusias kawula muda kita yang rindu akan adanya kegiatan kegiatan seperti itu ,coba simak obrolan saya bersama Sang Dj.yang mungkin pernah kamu lihat di sebuah kafetaria Pp Jin.Bersama Mas Febri yang pastinya kamu kenal beliau siapa?

Anda percaya Karena  sesungguhnya Menjadi kaya raya karena di tolong si miskin papa

NONTON KUDA KEPANG DI WANASARI.

Saat ini jenis kesenian seperti ini sangat jarang di pagelarkan.Karena derasnya informasi globalisasi dengan


 moderenisasinya Sehingga kita cukup bangga dengan adanya dan dipertahankanya seni budaya asal jawa ini. 

Winda bersama sang ayah cukup senang mengikuti  jenis kesenian ini loo.usianya masih sangat muda. Tapi berkat binaan dan niat kuat keluarganya Winda jadi suka dan tertarik ikut kesenian ini

Gadis  cantik ini bernama ita. Dia  sangat suka menari ,diantaranya tari kuda kepang  KARYA BUDAYA dari Wanasari ini. 

Sementara kesenian ini juga sepertinya sedang di incar oleh negara lain Malaysia misalnya yang kini sepertinya mengincar kembali jenis kesenian ini untuk disepadankan dan akan dijadikan salah satu icon kebudayaannya.

Kita wajib menyikapinya dan bahkan melawan propaganda mereka. 

Para penari ini berusia sangat muda ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi kita,ternyata warga muda desa wanasari masih mau peduli mempertahankan keberadaan budaya ini.

Sebenarnya jumlah penari yang aktif 

berlatih lebih dari 30 orang
Siang ini KARYA BUDAYA berlagak di Desa wanasari.

Warga pun berdatangan dari berbagai lapisan masyarakat  bahkan merekapun sudi mengulurkan dana  untuk berlangsungnya acara ini. 

Lagi lagi masalah klasik yang selalu jadi kendala adalah masalah biaya operasional. Beruntunglah pemerintah desa Wanasari.masih mau.menyisihkan dana anggaran desanya untuk group kesenian ini. Menurut pengakuan pembina kesenian Kuda kepang.Pak sunarto.

Dan jika anda ingin ikut peduli melestarikan seni budaya ini. Silahkan kontak kami Pak Sunarto no hp

085348036966

Anda bisa menghubungi kami ,dengan