WARGA SUKA MAJU SEMANGAT MEMMBANGUN INFRASTRUKTURE DESA

Siapkan dirimu untuk pergi belanja lengkap ga ribet cuma di sini klik https://goo.gl/maps/jojaZUQaqyL2

Glen mart Toserba yang nyaman anda kunjungi.

LAPORAN Robyn Suka maju.

Pembangunan infra strukture Desa Suka Maju.kongbeng.Pemerintah desa Suka maju terus meningkatkan sarana infrastrukture salah satunya di jalan poros sepanjang 120 berupa semenisasi.Di samping jalan itu juga ada di buat embung air bersih untk warga masyarakt desa suka majud,sebagai perwujudan hasil pemba gunan dari dana desa pemerintah pusat.Desa suka maju sangat berhati hati menggunakan anggaran tersebut. Satu hal yang perlu diperhatikan saat mengalokasikan dana desa adalah harus tepat sasaran dan multi guna untuk dapat dimanfaatkan warga desa.

Seperti yang kita lihat

Kita pun harus ikut serta mengawasi pelaksanaan pembangunanya jangan sampai ada kesalahan dalam hasil pembangunan tersebut

Makanya kita juga perlu mengawasi dan memberi masukan pada kades.masing masing desa. Atau diadakan rapat dulu dengan para tokoh masyarakat dan BPD. Agar tidak terjadi kesalahan saat hasil pembangunan sudah terjadi dilaksanakan.

Laporan Kontributor Desa Suka maju.

Robyn.Di jalan poros.y itu bang..

Iklan

HATI HATI ,SIKAPI PARA MUALAF BARU.

FELIX DAN SNOUCK HURGRONJE

Snouck Hurgronje adalah mata2 imperialisme Belanda. Ia disusupkan utk menghancurkan kekuatan kaum pejuang yg mayoritas beragama Islam. Mengapa rakyat Indonesia sulit ditaklukkan?

Snouck menemukan jawabannya. Tak lain dan tak bukan, kekuatan itu terletak pada semangat agamanya. Agama yang mengajarkan utk mencintai tanah air. Agama yg menyuntikkan dimensi jihad utk mengusir segala bentuk kolonialisme.

Lalu Snouck mempelajar Islam. Budaya Islam. Tradisi Islam. Bahkan detail2 etos spiritualitas yg membuat bangsa Indonesia begitu gigih berjuang.

Bukan berhenti di situ. Snouck pun mempelajari pangkal utama ajaran agama tsb. Ia hafal Al-Quran 30 juz. Ia juga mempelajari kitab2 hadits yg mu’tabarah, seperti Shahih Bukhari, Shahih Muslim, dan kutubus sittah lainnya. Bahkan, Snouck hafal sebagian besar hadits2 tsb di luar kepala.

Lalu apa tujuan Snouck? Tak lain adalah utk menghancurkan Islam dari dalam. Tanpa menafikan kekuatan dan perjuangan agama lain, tapi dengan menggerogoti kekuatan Islam, maka perjuangan rakyat Indonesia terhadap kolonial Belanda relatif akan lemah, dan akan mudah dihancurkan.

Inilah yg disebut orientalisme. Mempelajari Islam bkn utk mendapatkan hidayah, melainkan utk menghancurkannya. Dengan begitu, menguasai Nusantara hanya soal waktu saja. Nusantara, akan dg mudah dikuasai.

Zaman berubah musim pun berganti..

Sekarang terbitlah Felix Siauw, sang muallaf yg baru sekitar th 2002 memeluk Islam. Felix tdk perlu menghafalkan Al quran dan mempelajari hadits scr detail layaknya Snouck. Itu butuh waktu lama.

Dengan kemampuannya mengolah kata, Felix ibarat mercusuar. Ia segera mendapatkan simpati dan pengikut yg relatif banyak dari kalangan generasi muda islam berusia tanggung, anak2 muda yg blm mengenal banyak hal tentang agama. Anak remaja yg msh labil dan mencari jati diri.

Tidak perlu waktu lama, Felix segera menjadi tokoh penting di lingkungan HTI. Ia pun segera memulai menjalankan misi propaganda pecah belah. Ia gelorakan ide khilafah yg sangat gila dan paling tdk masuk akal itu.

Laju gerakan Felix seperti tak terbendung. Ia segera mengkampanyekan bhw nasionalisme itu tdk ada dalil dan dasarnya dlm Islam.

Mafhum mukhalafahnya adalah, mencintai tanah air itu tdk penting. Yang penting adalah islam. Padahal negeri ini didirikan berdasarkan kesepakatan segenap komponen bangsa dan agama yg beragam. Semua bersatu dlm satu ikatan Nasional, Indonesia..!

Sepintas gagasan itu benar. Tapi sangat menipu dan penuh kamuflase. Bagaimana dpt menegakkan Islam jika negara (state) dan bangsa (nation) hancur berantakan? Padahal Imam Al-Ghazsli pernah menyebut, pemerintahan negara dan misi kenabian ibarat saudara kembar.

Saya yakin, Felix tahu persis, bhw jika Pancasila diganti, dan sistem khilafah berdiri di bumi Nusantara, maka sekeping tanah surga yg bernama Indonesia akan berubah menjadi neraka. Perang saudara akan terjadi. Papua, Makasar, Bali, Aceh, dst, akan segera memproklamasikan diri lepas dari Indonesia. Dan di atas pangkuan ibu pertiwi, akan menjadi ladang pembantaian. Sesama anak negeri akan saling memangsa..!

Indonesia negeri damai, yg didirikan oleh para founding fathers dg genangan darah dan air mata, akan terkoyak dlm kepingan2 kecil. Indonesia pun, akan menjelma seperti kawasan Syiria, Irak, Afganistan, dan libiya, yg tak pernah bisa tidur dg nyenyak, dan tak sempat membangun mimpi masa depan, karena di daratan dan udara, terdengar desing peluru dan mesiu yg memekakkan telinga.

Dengan begutu, ide2 Felix adalah mesin penghancur terhadap pemikiran para founding fathers negeri ini. Dasar2 keagamaan para ulama dan cendekiawan muslim, seperti Qurays Sihab, Gus Mus, Cak Nur, dicampakkan begitu saja.

Sebagai seorang muallaf, Felix telah melampaui batas dan kapasitas intelektual pas-pasan yg ia miliki. Melalui medan dakwah, ia suntikkan virus perpecahan, benih2 anti nasionalisme, dst.

Dengan congkak ia berani mengibaratkan pemerintahan Jokowi sbg rezim Firaun yg membunuh anak laki2, lantaran Jokowi menerbitkan Perppu Ormas

Felix telah memecah belah elemen bangsa, dan sesama umat.

Pertanyaan besarnya adalah, misi apa gerangan yg dibawa Felix?

Sama halnya misi Snouck Hurgronje yg baru diketahui 100 tahun kemudian, maka misi mendasar dari Felix tdk mudah utk diketahui saat ini. Tapi 100 tahun di kemudian hari, ketika keutuhan NKRI berhasil dicabik-cabik, ktk seluruh anak bangsa hanya bisa meratapi kekonyolannya, maka barulah sejarah akan mengetahui itu.

Benturan antar peradaban seperti disinyalir oleh Huntington, bkn isapan jempol belaka. Itu memang nyata. Dan Indonesia, yg memiliki potensi kekuatan besar dunia setelah Cina, menjadi sasaran utama penghancuran.

Apakah Felix adalah Snouck Hurgronje dalam wujud yg beda? Wallahu A’lam..

#HWMI #NU

KESAMAAN PEMIKIRAN GUSDUR DAN MAHATMA GANDHI.

Kiat Sukses Berdakwah Ala Gandhi dan Muhammad

“Di mana ada cinta, di situlah terdapat kehidupan; manakala kebencian menggiring kepada kemusnahan” (Gandhi)

Adalah Mohandas K. Gandhi, salah satu tokoh penting abad ke-20 yang turut mengilhami ribuan perjuangan untuk keadilan di penjuru dunia. Bahkan, Presiden ke-4 RI, KH. Abdurrahman Wahid mengaku satu visi dengan Gandhi dalam konteks perjuangan kemanusiaan (NU Online, 2010).

Senyatanya, selama hdupnya Gandhi senantiasa sibuk memperjuangkan nasib buruk orang India di Afrika Selatan sebelum akhirnya ia kembali ke negara asalnya (India) dengan memikul tanggungjawab sebagai seorang Mahatma (Jiwa Agung).

Ia mengajak sekaligus memimpin mereka untuk berdiri bersama menuntut keadilan, melepaskan prasangka akibat tradisi mereka sendiri. Sistem hierarki berdasarkan etnik itulah yang ditentang habis-habisan olehnya seumur hidup. Bahkan, mayoritas dari komunitas yang ia perjuangkan dan pimpin itu ialah umat Muslim.

Bagi Gandhi, anti kekerasan lebih baik daripada sekadar taktik pasif terhadap penindasan. Tahun 1896, Gandhi beserta keluarga sempat kena persekusi oleh sekelompok orang kulit putih yang marah lantaran saat pulang ke India, ia mengungkap di hadapan publik mengenai perlakuan Afrika Selatan terhadap minoritas India. Ketika pemerintah Inggris mengetahui penyerangan itu, mereka meminta otoritas setempat menahan dan menghukum penyerang. Tetapi Gandhi menolak melakukan tuntutan. Ia malah bersumpah tak akan minta perlindungan hukum untuk cedera yang hanya dialami sendiri.

John McCain dalam bukunya berjudul Character is Destiny, merekam Gandhi dengan cukup heroik. Ia menyebut, bahwa Gandhi merupakan pribadi yang sulit menyakiti siapapun, tapi hatinya menolak tunduk pada kekuasaan yang lalim, dan akan menang melawan imperium besar yang melawannya.

Benar saja, pada tahun 1907, di bilangan Afrika Selatan bernama Transvaal, penguasa Belanda di sana (Boer/Afrikaners) saat itu memberlakukan Black Law, mewajibkan orang India mendaftarkan diri ke pemerintah serta diambil sidik jarinya. Gandhi menolak, dengan damai menerima hukuman penjara ketimbang harus tunduk pada hukum yang curang, (John McCain, 2009).

Begitulah seterusnya, Gandhi lebih memilih berjibaku dengan kesunyian jeruji besi daripada harus kompromi dengan hukum yang tidak memanusiakan manusia. Tak jarang, pihak musuh dibuat jengkel karena menghadapi pertahanan pantang menyerah Gandhi sekaligus mengagumi jiwa besar yang menantang rezim dengan hormat serta kemurahan hati itu.

Konteks Islam

Jauh sebelum Gandhi, etos persaudaraan serta nilai-nilai kemanusiaan itu pernah ditempuh oleh Kanjeng Nabi Muhammad. Betapa geramnya malaikat Jibril saat itu yang menyaksikan junjungan umat Islam ini dilempari kotoran hingga kerasnya batu sampai-sampai berdarah pelipisnya. Namun, tidak ada alasan bagi Nabi mengamini tawaran Jibril untuk menghabisi mereka lantaran perilaku receh akibat ketidaktahuan itu. Nabi justru berusaha mengubah mereka dengan melihat kebaikan-kebaikan dalam diri mereka melalui doa yang ditujukan kepada anak turun para penolak ajarannya itu.

Hal demikian barangkali Nabi tempuh karena memang seirama dengan titah Kerasulannya, yakni untuk menyempurnakan pekerti manusia. Keluhuran akhlak Nabi tersebut, tercermin pula oleh salah seorang Panglima Perang Muslim, Shalahuddin al-Ayubi saat perang Salib. Ia taklukan lawan dengan keluhuran dan kebesaran jiwa sehingga mengharukan hati paling keras sekalipun.

Begitulah kira-kira potret Islam selama berabad-abad lamanya, termasuk dalam hal penyebaran Islam di negeri ini. Namun ironi, citra luhur Islam sebagai ajaran yang menjunjung tinggi etos kemanusiaan itu ternodai oleh perilaku-perilaku menyimpang dari segelintir kelompok yang membajak agama rahmatan lil ‘alamin ini.

Menurut KH. Abdurrahman Wahid (2009), dengan segala upaya, terlebih dalih tarbiyah dan dakwah ‘amar ma’ruf nahi munkar segelintir kelompok itu berusaha merebut simpati umat Islam dengan jargon atau simbol-simbol memperjuangkan dan membela Islam. Jargon ini sering memperdaya banyak orang, bahkan mereka yang berpendidikan tinggi sekalipun. Selain itu, langkah ini terhitung ampuh, karena siapapun yang melawan mereka akan dituduh oposan Islam.

Jika sudah demikian, maka tidaklah heran kala agama, sebagaimana dikatakan Charles Kimball (2003) adalah sebagai bencana. Stigma Kimball tersebut akan semakin mengkristal jika fenomena kegagalan politik atas nama agama (Failed of Islamic Politic) yang dilangsungkan para fundamentalisme Islam semakin masif. Kegagalan itu dipicu oleh pemaknaan sektarian dan sepenggal yang terus diproduksi dalam berbagai pajangan politik, (Oliver Roy, 2004).

Padahal, menurut Seyyed Husein Nasr (2002) dalam bukunya The Heart of Islam, Islam merupakan ajaran yang berisi banyak perintah agar mendamaikan perselisihan di antara orang-orang dan bangsa-bangsa dengan tujuan menciptakan perdamaian. Selain itu, lanjut S.H. Nasr, tujuan tertinggi Islam adalah mengarahkan jiwa ke “tempat perdamaian” (dar al-Islam) dengan membimbing orang menjalani hidup yang baik dan menciptakan keseimbangan batin serta menciptakan perdamaian dan keadilan di tengah masyarakat. Wallahhu a’lam.

Anwar Kurniawan, Penulis adalah Alumnus STAI Sunan Pandanaran, Yogyakarta

WANITA SUMBER FITNAH TERBESAR DI MEDSOS.

Dari pengamatan para pegiat media ternyata dominasi pengguna medsos adalah wanita ,dan untuk menyikapi Fitnah Akhir Zaman “Sosial Media” dalam Adab dan Hukun Sos-Med Ustadz Nuzul Dzikri Definisi media sosial secara umum merupakan suatu alat yg digunakan untuk berbagi kepada masyarakat. Fenomena sosial media seharusnya menjadikan kita (seorang mukmin) i semakin taat kepada Allah dan Rasulullah shalallahu alayhi wasallam, menjadikan kita semakin sami’na wa atho’na. Kenapa? Perlu kita tahu, 15 abad yg lalu Rasulullah shalallahu alayhi wasallam bersabda, “Hal-hal yg akan terjadi sebelum hari kiamat, ialah tampilnya pena, munculnya pena dan menguasai dunia (tulisan akan tersebar/artikel akan tersebar/ medsos dimana2)”. Pena menurut penafsiran para ulama’ ialah tulisan/ artikel/ media sosial. Dan harus diketahui orang yg berbicara atau orang yg menyampaikan ini adalah orang yg tidak bisa baca dan tulis, yaitu Rasulullah shalallahu alayhi wasallam. Lalu seharusnya kita dapat mengambil hikmah disini, apabila Rasulullah shalallahu alayhi wasallam benar ketika menyampaikan tentang pena/artikel/medsos tersebar luas sebagai tanda2 datang sebelum kiamat. Tentu saja benar, apa yg dikabarkan oleh beliau perkara tentang Azab Kubur, tentang fitnah kubur, tentang pertanyaan2 kubur, tentang kita yg akan berhadapan oleh Allah untuk bertanggungjawab atas apa yg kita lakukan didunia, tentang kita yg akan di tanya 4 perkara di hari kiamat. Tentu semua itu akan terjadi, karena Rasulullah shalallahu alayhi wasallam tidak pernah salah dari apa yg beliau sampaikan. Karena nabi shalallahu alayhi wasallam tidak pernah bicara dengan hawa nafsu nya, apa yg beliau sampaikan ialah Wahyu. Maka sungguh benar apa yg beliau sampaikan. Maka seharusnya kita merenungi hal ini, – sudah siapkah kita untuk semua itu? – Masihkah kita mengingkari semua itu? Sedangkan tanda atau ciri-ciri orang yg beriman ialah apabila dibacakan ayat-ayat Allah, akan bertambah imannya. Dan salah satu cara untuk Istiqomah ialah hadir dalam majelis ilmu. Tidak semua tanda-tanda kiamat itu buruk, misal : munculnya Dajjal dll. Tapi tanda-tanda kiamat sudah dekat juga ada yg netral, misal : fenomena pena (sosial media yg marak). Dari tanda-tanda muncul nya pena (sosmed), seharusnya dapat membuat kita selektif untuk memikirkan akan berdampak bagaimana? – Mendapatkan Surga atau neraka. – Mendatangkan nikmat kubur atau siksa kubur. Maka penting bagi kita untuk mengetahui adab dengan sosial media. Adab adab yg harus diketahui dalam sosial median : 1⃣. Harus tau waktu. “Sesungguhnya Robbmu punya hak yg harus engkau tunaikan, engkau juga punya hak atas dirimu (istrahat), engkau juga punya hak akan isteri dan anakmu. Maka berikanlah pada haknya masing-masing”. Teguran ini diberikan nabi shalallahu alayhi wasallam, kepada Abu Darda’. Sedangkan abu Darda’ ialah seorang yg over dalam hal ibadah. Beliau ibadah qiyammul lail mulai ba’da isya, sampai sebelum subuh. Seperti itu saja Rasulullah shalallahu alayhi wasallam, masih menegur abu darda’ padahal dalam hal ibadah. Lantas bagaimana dengan kita yg fanatik terhadap sosial media? Sungguh jauh perbedaan kita dengan abu darda’. POINT’ yg dapat kita ambil ialah, Pentingnya kita untuk membagi waktu. Karena kita akan ditanya oleh Allah. – Waktu akan ditanya kita gunakan untuk apa? – Masa muda akan ditanya kita gunakan untuk apa? 🔴 Fenomena yg marak saat ini ialah, di kajian atau majelis ilmu masih banyak orang yg sempet mainan gadget/ android mereka, masih sempet bales WhatsApp, masih sempet update status. Kita fokus ke kajian atau hanya fokus kepada WhatsApp/ android ? 🔴 Walaupun punya grup WhatsApp, maka jangan terlalu aktif. Apalagi yg dibahas hanya haha-hihi. Sedangkan Rasulullah shalallahu alayhi wasallam melarang kita untuk banyak ketawa. Karena banyak ketawa hanya akan mematikan hati. Sedangkan Rasulullah shalallahu alayhi wasallam menyuruh kita untuk meninggalkan hal-hal yg tidak bermanfaat. 🔴 Obrolan di grup WhatsApp atau apapun yg ga jelas apalagi cenderung haram, maka akhiri obrolan dan jangan diteruskan. 🔴 Salah satu tanda kebaikan seseorang ialah meninggalkan sesuatu yg tidak bermanfaat bagi akhiratnya. Karena mayoritas seorang hanya habis waktunya untuk grup 1, 2 & 3. Sedangkan apa yg di obrolkan tidak mengandung manfaat. Maka hal ini seharusnya dikurangi. 🔴Hasan Al Basri berkata : “Salah satu tanda Allah berpaling dari kita ialah, Allah biarkan kita untuk sibuk pada hal-hal yg tidak bermanfaat bagi kita”. 🔴Karena hijrah tidak hanya sebatas penampilan yg syar’i, karena ulama selalu menjaga waktunya dari hal-hal yg tidak bermanfaat. 🔴Pentingnya Mencatat Ilmu, bukan sibuk main gadget sewaktu dimajelis, bukan sibuk bukain grup WhatsApp. Karena waktu dan ilmu jauh lebih mahal, daripada ngurusi gadget sana sini. 2⃣. Sebelum komen atau posting video/artikel atau copas, maka ingatlah setiap apa yg akan kita copas atau tulis atau posting semua akan dihisab oleh Allah. Dalilnya ialah, [QS. Al Qof : 17-18.] 🔴Pentingnya kita apabila kita tidak tahu maka jangan ikut komentar. Mengingat juga ini adalah jamannya fitnah. Dalilnya ialah, “Barang siapa yg diam, dia akan selamat”. 🔴Semakin banyak aktif di medsos, tapi tahu bahwa itu tanpa manfaat. Maka akan semakin banyak kita dihisab oleh Allah. 🔴Apabila ada kata yg menyakiti hati orang lain, apabila ada berita yg tidak benar (tidak valid) kita akan dihisab. 🔴 Pentingnya memegang amanah, karena tiap amanah akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah. 🔴Niat harus karena Allah, kaedah fiqih “Sarana dihukumi sesuai dengan niatnya”. 🔴Copy paste, jangan asal copy paste karena jika tidak sesuai maka sungguh berat hisab di akhirat. Pentingnya diam, dari apa yg tidak diketahui. 🔴 Posting, (status atau komentar) apabila Ikhlas akan menjadi lumbung pahala. Sebaliknya apabila tidak ikhlas atau didasari UJUB dan RIYA’ akan menjadi Boomerang bagi kita nanti. 3⃣. Harus tau kaedah komen/berbicara. A. Niat harus karena Allah. B. Yang kita sampaikan benar mencakup konten/ isi dan cara penyampaian. Dalilnya ialah, [QS : Hujurat ayat 6.] Makanya kita perlu selektif untuk memfilter itu semua, TABAYYUN, atau kroscek dahulu. 🔴 Cara penyampaian materi ialah : Dalilnya ialah, “Wahai Muhammad sampaikankah kepada hamba-hambaku kalau dia mau berbicara. Gunakanlah bahasa yg terbaik. Karena setan akan mengadu domba diantara mereka. Dampaknya ialah, banyak yg Miss komunikasi dalam grup. 🔴Apabila berbicara masalah yg sensitif baiknya telefon. 🔴Salam dahulu sebelum berbicara. 🔴Belajar dari orang-orang yg bicaranya santun, bicara pada member dalam grup jangan kasar. Dalilnya ialah, [QS : Ali Imron 159.] Karena diantara kalian akan ada orang yg membuat orang lain lari dari Sunnah, lari dari agama Islam yg benar. Gara-gara penyampaian yg kasar, dan sikap atau tutur kata kita yg salah. 🔴 Memikirkan kemudharatan apabila kita menyampaikan sesuatu, karena tiap orang yg akan kita sampaikan beda wataknya. Ada yg bisa menerima atau ada juga yg tidak bisa menerima. Dalilnya ialah, “Nabi shalallahu alayhi wasallam tetap bersikap baik kepada orang munafik, sehingga para sahabat bertanya kepada beliau. “Kenapa tidak kita perangi saja orang munafik ?” Lalu Nabi shalallahu alayhi wasallam mengatakan, “Aku khawatir akan terbentuk opini ditengah manusia, bahwa aku hobinya memerangi dan membunuhi sahabatnya sendiri”. Begitulah indah dari akhlak Rasulullah shalallahu alayhi wasallam. 🔴 Kita harus bisa membedakan ranah publik atau privat, mana yg boleh di-share atau tidak. “Apabila ada seorang yg mengajak bicara, apabila itu rahasia maka jangan disebarkan”. 🔴 Kita harus tahu tidak semua yg kita terima harus kita sampaikan semua, pentingnya memfilter ulang. “Cukuplah orang itu dikatakan pendusta, kalau dia selalu menyampaikan dari tiap apa yg ia dengar”. Contoh : Setiap ada artikel masuk langsung kita share. 🔴 Hati-hati dengan Ghibah di sosmed. “Tahukah kalian siapa yg bangkrut dihari kiamat ? Yaitu orang-orang ditengah umatku yg datang membawa pahala ibadah. Namun mereka mengghibah orang, menyakiti orang. Dimana pahala mereka diberikan dan dosa yg di ghibah dilimpahkan kepada orang yg mengghibah”. [QS : Al Hujurat ayat 12] 🔴 Waspada terhadap fitnah. Jangan masukkan pada sosmed berita yg belum benar. Dalilnya ialah [QS.Al Maidah 41-42] Ciri ciri mereka adalah, orang yg hobi mengikuti berita yg tersebar. Sesungguhnya mereka adalah orang yg terfitnah oleh Allah Azza wa Jalla, dan mereka tidak akan mendapat Hidayah. Maka, “Sibukkan diri untuk menuntut ilmu, jangan mengikuti berita yg tersebar. Apabila ada kerancuan tanyakan pada para ulama”. “Orang yg bahagia adalah orang yg menghindari fitnah”. 🔴 Hati-hati memberikan komentar di sosmed, walaupun sejatinya orang itu bersalah. Karena kita tidak tahu kalau orang itu sudah bertaubat, dan kita tidak tau kapan orang tersebut taubat kepada Allah ta’ala. “Para Sahabat dan tabi’in tidak berani mencela dosa saudaranya, karena mereka takut mereka tidak tau bahwa yg dicela telah bertaubat kepada Allah Subhanahu wa ta’ala. Maka si pendekar tidak akan meninggal dunia kecuali dia mengalami dosa tersebut”. “Janganlah anda secara terang-terangan mencela dosa saudara anda. Bisa jadi Allah akan mengampuni dia. Dan Allah akan memasukkan anda kepada dosa tersebut” . “Abdullah bin Mas’ud, tidak menyukai anjing. Tapi beliau tidak mau mengomentarinya, karena beliau takut Allah akan merubahnya menjadi anjing atau Allah akan memberikan sifat anjing tersebut kepadanya”. Maka disini pentingnya menjaga komentar. 🔴 Apabila menemui masalah-masalah besar sudah selayaknya dikembalikan pada para ulama’. 4⃣. Dakwah dalam sosmed 🔴 Dalam berdakwah kita harus pandai menyeleksi suatu artikel/video/ atau apapun itu. “Karena ilmu itu adalah agama, maka selektiflah dalam mencari ilmu. Dari ilmu itu dia baik, dan dari akhlak dia juga baik. Maka ambillah dari orang yg Istiqomah dan jangan ambil dari orang yg menyimpang”. 🔴 Admin harus selektif ketika share artikel. Membaca artikel terlebih dahulu sebelum copas. 🔴 Ilmu sebelum kita dakwahkan, usahakan kita telah mengamalkan. Jangan share share padahal sejatinya kita belum mengamalkan. 🔴 Tidak semua artikel untuk kita share. Contoh : Artikel tentang sekte aliran sesat, walaupun bagus dan benar. Tapi harus dipilah-pilah apakah cocok dishare di grup. 🔴 Hati-hati terhadap RIYA’ yg terselubung, khususnya dari sisi selfie dan narsis. “Selfie kepada dunia, akan menggiring kita selfie dalam urusan ibadah”. Karena narsis, dan selfie tidak sesuai dengan Islam. Karena akhirat disediakan Allah bagi orang yg tidak tampil di dunia. Ibnu Qoyim rahimahullah, “Ain bisa terjadi tanpa melihat secara langsung”. Maka itulah bahaya foto di sosmed. 🔴 Pikirkan kembali sebelum memposting aktifitas-aktifitas kita. “Mintalah pertolongan pada Allah, agar Allah menyelesaikan urusan kita. Dengan cara menyembunyikan nya/ merahasiakan nya. Karena tiap nikmat pasti ada penghasadnya”. Contohnya : ialah seorang yg upload status, tolong doakan saya ya. Saya mau melamar fulanah. 🔴 Hati-hati terhadap fitnah wanita di sosmed, baik yg masih single atau yg sudah berkeluarga. “Fitnah pertama kali yg menyerang Bani Israil ialah fitnah wanita”. “Tidak pernah aku tinggalkan fitnah yg paling besar bagai laki-laki cepat kecuali FITNAH WANITA”. *_Fakir Ilmu_* Penyampai: Antho Buaran

JANGAN IKUTAN RESAH DIAJAK JUJUR PEMERINTAH

PARA PELAKU CYBER CRIME RESAH MENGHADAPI DAFTAR ULANG KARTU PRABAYAR.

Diakui atau tidak, selama ini dunia digital Indonesia banyak diwarnai dengan kejahatan. Ada penipu ngaku jadi “mama minta pulsa”. Ada SMS minta transfer uang, atau menagih kontrakkan. Ada tipuan undian berhadiah. Ada gendam lewat telepon. Bahkan belakangan ada juga sindikat bayaran untuk penyebaran hoax, dan ujaran kebencian. Sepertinya sekarang kejahatan cyber sudah menjadi profesi bagi sebagian masyarakat tertentu.

*Sedikit banyak semua itu mudah terjadi dan para pelaku merasa sulit dilacak, karena nomer telepon yg mereka gunakan sebagai alat kejahatan adalah nomer tanpa identitas.* Berbekal SIM Card yg bisa dibeli dengan murah dan gampang, serta bisa dipakai kejahatan kemudian langsung dibuang, dan besoknya beli lagi. Kejahatan cyberpun menjadi marak. *Hoax dan penyebaran kebencianpun diproduksi oleh orang orang jahat dengan sembunyi dalam Anonimitas.*

Adanya program pemerintah mewajibkan daftar ulang dengan identitas yang tunggal berdasar data eKTP tentu membuat resah dan mengkhawatirkan mereka. *Dengan program daftar ulang ini, berarti siapa menipu dan nyebarin hate speech akan lebih mudah terdeteksi.* Program ini juga membuat orang tidak bebas lagi ganti ganti nomer telpon karena ada pembatasan. Berarti identitas dituntut jadi makin jelas. Peluang melakukan kejahatan jadi menyempit.

Maka tak heran kalau program untuk keamanan pengguna telpon ini mereka tentang habis habisan dengan berbagai cara. Karena Program daftar ulang dengan validasi identitas ini pasti akan merugikan secara politik dan ekonomi bagi para pelaku kejahatan tersebut. Itulah kemudian menjadi tak aneh kalau mereka lalu membuat hoax macam macam untuk menggagalkan.

Ada hoax yang menakut nakuti masyarakat seakan dengan registrasi ini akan dikriminalisasi dg UU ITE. Ada hoax yg mengatakan program ini untuk mencuri data pribadi, padahal *yg diminta cuma nomer NIK dan Nomer KK.* Hingga ada hoax yg berisi tuduhan politik dikaitkan dengan pilpres 2019. Yang ujung ujungnya mengajak masyarakat untuk menolak daftar ulang.

Lewat penyebaran hoax yang massif, mereka berharap masyarakat bisa percaya, dan program daftar ulang nomer telpon akan gagal. Kalau gagal berarti mereka akan tetap bisa menipu dan bisa pula terus nyebarin hoax dan ujaran kebencian. *Apakah keadaan penuh tipu daya dan fitnah ini akan kita biarkan?*

Padahal sistem identitas tunggal yg terintegrasi dengan layanan publik dan keamanan, merupakan cita cita lama yg sudah diprogramkan sejak pemerintahan sebelumnya. Hanya karena ada hambatan eKTP program ini tertunda, dan baru sekarang diwujudkan.

Akankah kita masyarakat akan tunduk dan mengikuti kemauan para produsen hoax dan pelaku cyber crime? Tentu tidak. *Mereka harus kita lawan. Dengan cara, tetap ikut mendaftarkan nomor kartu telepon kita.* Supaya nomer kita tetap bisa kita pakai, masyarakat menjadi makin tertib dan aman, Indonesia makin bersih dari kejahatan siber.

*Yuk kita dukung keamanan negara dengan mengikuti daftar ulang serta tidak mempercayai Hoax.* Indonesia tidak akan maju dan sejahtera jika masyarakatnya hanya disibukkan dengan hoax, hasutan dan penipuan. *Saatnya kita wujudkan sistem data kependudukan yang lengkap, terintegrasi sehingga memudahkan peningkatan pelayanan dan keamanan.*

HENRI SUBIAKTO

Kisah inspiratif

Penuh inspiratif setiap status di medsosnya SAUDAGAR SOMBONG Seorang lelaki kaya yang sombong berjalan di keramaian pasar Seorang wanita paruh baya penjual minyak samin, dengan kendi di atas kepala sambil membawa ember di tangan kanan melintas di hadapannya Lelaki itu bertanya “Wahai wanita … dagangan apa yang engkau bawa?” Yang ditanya menjawab “Minyak samin tuan” _”Coba aku pingin lihat”_ lelaki itu berkata dengan nada suara datar. Dengan susah payah wanita paruh baya itu menaruh ember yang ia bawa lalu berusaha menurunkan kendi dan…… “TES… TES…” gemetar tangan si wanita membuat kendi berguncang & sedikit minyak samin tumpah, menetes mengenai baju lelakiu Seketika amarah lelaki itu meledak. tanpa belas kasihan ia menghardik wanita malang penjual minyak samin : “Aku tidak terima… kau harus membayar bajuku yang engkau kotori ini .!” “Maaf tuan … saya tidak sengaja …maafkanlah saya..” Memelas wanita itu bersimpuh menghiba .. “Enak saja … tidak bisa … ayo bayar bajuku ini” dan *bertambah tinggi suara amarah lelaki itu … Tak berdaya … dengan suara lirih wanita malang itu memberanikan diri bertanya : “Memangnya berapa harga baju tuan ini.?” “Baju ini harganya 1000 dinar .. ayo bayar.!” Kaget sekali wanita itu .. ia menghiba : “Dari mana uang sebanyak itu tuan … saya ini wanita miskin.?” Emosi dan kesombongan lelaki itu memuncak : “Aaah … saya tidak mau tau itu .. baju yang kau kotori ini harus kau bayar.!” Pemandangan menyedihkan ini menyebabkan terhentinya langkah seorang lelaki muda. Ia lalu berdiri disisi wanita malang itu sambil berkata “Ini uang 1000 dinar … biar baju tuan yang mulia ini saya bayar” Ia mengeluarkan kantung uang dari saku bajunya dan memberikan-nya pada lelaki jumawa yang lalu menerima dan menghitung uang 1000 dinar dengan mata berbinar … Wanita itu berterimakasih berkali-kali pada lelaki muda dewa penolongnya itu .. Merasa uang yang ia inginkan sudah diperoleh laki2 sombong itu hendak melangkah pergi … “Eeh nanti dulu..?” hardik lelaki muda itu _”Ada apa lagi ?”_ balasnya ketus … Dengan tenang lelaki muda itu berkata “Kan sudah saya bayar bajumu itu .. sini … berikan baju itu padaku … itu baju milik-ku ” Terbelalak mata lelaki sombong itu berkata “lha jadi saya harus berjalan di pasar ini telanjang bulat..?” Ketus lelaki muda menjawab “Itu bukan urusan saya! bawa sini saya sudah bayar 1000 dinar… itu baju milik saya sekarang.! ” Orang2 yang sedari tadi berkerumun dan geram dengan kelakuan si lelaki sombong rame2 berteriak Ayo buka bajunya..!” & “serahkan bajunya … itu bukan milikmu lagi. Merasa terpojok dengan suara memelas si sombong menunduk-kan kepala berkata pada lelaki muda “Ini … ambil kembali uangmu ini … aku tidak jadi menjual bajuku ini.” Laki2 muda berkata “Siapa bilang saya mau menjual baju itu.? *Saya tidak ingin menjualnya!* Sini…! serahkan bajuku.!” Pucat pasi wajah si lelaki sombong … ia menghiba *”Tolonglah… jual kembali baju ini padaku” Setelah memohon berkali2 akhirnya laki2 muda itu berkata “Baiklah … tapi karena baju itu milikku … aku tidak akan menjualnya kecuali dengan harga 2000 dinar ” Pahit dirasa ludah yang terpaksa ditelan laki2 sombong itu demi mendengar omongan ini … Dengan wajah yang tetap menunduk ia lalu merogoh koceknya 2000 dinar … menyerahkannya pada lelaki muda … dan secepatnya berlalu pergi diiringi riuh rendah suara sorakan orang2 di pasar itu … Laki2 muda itu lalu mengulurkan uang 2000 dinar itu pada wanita penjual minyak samin yang sedari tadi masih terduduk bersimpuh di dekatnya … Ibu … ini hadiah dariku untukmu Saudaraku … ingatlah selalu … *_Siapa yang merendah, ALLAH akan meninggikan-nya …_* *_Siapa yang sombong … ALLAH akan merendah-kan-nya…_* *_Di dunia ini … dan juga di akhirat nanti…._* *_Nafa’ani wa iyyakum …_* *_”Semoga Allah menghilangkan kesombongan kita”_* آمِيْنَ…آمِينَ ياَرَبَّ الْعَالَمِيْنَ _Dalam satu hadis Qudsi Allah berfirman:_ *_Keagungan adalah pakaianku._* *_Kesombongan adalah selendangku._* *_Barang siapa yang mencabutnya dariku_* *_Maka Aku akan mengazabnya._* *_(Hadis Qudsi Riwayat Abu Daud Ibnu Majah)_* Semoga bermanfaat _Wassalamualaikum wr wb_ Semoga bisa menjadi pelajaran berharga buat kita para Sahabat yg soleh dan solehah… Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda; مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ “Barangsiapa menunjukkan kepada kebaikan, maka ia mendapatkan pahala sebagaimana orang yang melakukan.” [HR. Muslim] بارك الله فيكم… Semoga kita dijauhkan dari sifat sombong, selalu diingatkan untuk berbuat baik kepada sesama Aamiin Ya Rabbal ‘Aalamiin Ditulis oleh; Antho Buaran.Kabar lain klik

Radio Online Muara wahau Kutai timur